Home / Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPMA Dorong Hasil Joint Study JOGMEC-JAPEX Lanjut ke Tahap Eksplorasi dan Investasi Migas di Aceh

REDAKSI

BPMA mendorong hasil Joint Study JOGMEC-JAPEX di North Sumatra Basin agar segera masuk tahap eksplorasi dan investasi migas di Aceh. Hal ini dibahas dalam Courtesy Meeting di Kantor BPMA, Jumat (28/8/2026).

BPMA mendorong hasil Joint Study JOGMEC-JAPEX di North Sumatra Basin agar segera masuk tahap eksplorasi dan investasi migas di Aceh. Hal ini dibahas dalam Courtesy Meeting di Kantor BPMA, Jumat (28/8/2026).

BANDA ACEH — Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendorong agar hasil Joint Study (JS) yang dilakukan oleh Japan Organization for Metals and Energy Security (JOGMEC) bersama Japan Petroleum Exploration Co., Ltd. (JAPEX) di wilayah North Sumatra Basin (NSB) dapat melangkah ke tahap eksplorasi. Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang investasi hulu minyak dan gas bumi (migas) di Aceh.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Courtesy Meeting antara JOGMEC, JAPEX, dan BPMA yang berlangsung di Kantor BPMA, Banda Aceh, Jumat (28/8/2026). Pertemuan ini membahas perkembangan studi bersama di NSB yang telah berjalan selama kurang lebih enam bulan, sekaligus menjajaki tindak lanjut kerja sama di sektor hulu migas.

Kepala BPMA, Mawardi Nur, menegaskan bahwa Joint Study ini tidak sekadar kajian teknis semata, melainkan pintu masuk untuk membangun kemitraan yang lebih kuat.

Baca Juga :  Bangkit Pasca-Banjir, Pemkab Aceh Tamiang Kembangkan Budi Daya Melon untuk Pulihkan Ekonomi Petani

“BPMA melihat Joint Study ini bukan sekadar kajian teknis. Kami berharap hasil kajian ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kemitraan yang lebih kuat dan membuka peluang konkret bagi pengembangan eksplorasi serta investasi di Aceh,” ujar Mawardi.

Mawardi menambahkan bahwa proses ini perlu didorong secara bertahap—mulai dari evaluasi, kegiatan eksplorasi, hingga investasi dan pengembangan. BPMA berkomitmen menciptakan iklim investasi hulu migas yang aman, kondusif, transparan, dan memberikan kepastian hukum, serta siap memfasilitasi dan mengoordinasikan para pemangku kepentingan jika menghadapi kendala.

Cakupan dan Potensi Wilayah NSB

Joint Study NSB merupakan kerja sama antara JOGMEC, JAPEX, dan Universitas Padjadjaran (UNPAD). Kajian ini mencakup survei, analisis, serta evaluasi data geologi dan geofisika di wilayah darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore) North Sumatra Basin guna menilai potensi sumber daya migas yang belum teridentifikasi.

Baca Juga :  Investasi Emas Syariah Kian Mudah Bersama Layanan Digital BSI

Deputi Perencanaan BPMA, Muhammad Makmun: Mengungkapkan bahwa analisis data geologi dan geofisika ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif terkait potensi hidrokarbon untuk mendukung peningkatan produksi migas di masa mendatang.

Deputi Dukungan Bisnis BPMA, Edy Kurniawan: Menekankan kesiapan infrastruktur penunjang, seperti jaringan pipa Arun-Belawan serta rencana pasokan gas dari wilayah Andaman yang menjadi faktor penting dalam komersialisasi gas di Aceh dan Sumatra bagian utara.

Komitmen JAPEX dan JOGMEC

Perwakilan JAPEX, Deputy of Chief Representative Indonesia Naohiro Yoshino, menjelaskan bahwa NSB merupakan wilayah historis migas yang masih menyimpan potensi besar, terbukti dari penemuan lapangan gas skala besar beberapa tahun terakhir. Kerja sama ini juga sejalan dengan JAPEX Management Plan 2026-2035 yang menempatkan Asia Tenggara sebagai wilayah inti pertumbuhan bisnis mereka.

Baca Juga :  Investor Malaysia Tinjau Sabang, Rencana Bangun Hub Bunkering Internasional

Director of Overseas Exploration JOGMEC, Mashashi Muramoto, mengapresiasi ruang diskusi yang dibuka oleh BPMA. Pihaknya bersama JAPEX dan UNPAD akan terus mengevaluasi hasil studi untuk memperkuat kerja sama energi antara Indonesia dan Jepang.

Daftar Peserta Pertemuan:

BPMA: Mawardi Nur (Kepala), Nizar Saputra (Wakil Kepala), Muhammad Makmun (Deputi Perencanaan), Edy Kurniawan (Deputi Dukungan Bisnis), Kepala Divisi DFHE, serta Tim Divisi Perencanaan Eksplorasi dan Eksploitasi.

JOGMEC: Mashashi Muramoto (Director of Overseas Exploration) beserta rombongan.

JAPEX: Naohiro Yoshino (Deputy of Chief Representative Indonesia) beserta rombongan.

Melalui kemitraan ini, BPMA berharap tidak hanya terbuka ruang eksplorasi baru dan investasi konkret di Aceh, tetapi juga terjadi transfer teknologi, pembagian pengetahuan, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan dukungan bisnis di masa depan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh

Penyaluran Dana Desa 2026 di Aceh Capai Rp1,45 Triliun, Sembilan Daerah Tuntas 100 Persen

Ekonomi

Bank Aceh Serahkan Zakat Karyawan Rp1,43 Miliar ke Baitul Mal

Ekonomi

BSI Bawa Semangat Bangkit untuk Warga Huntara Lubuk Sidup Aceh Tamiang

Ekonomi

Dari Sampah Kelapa ke Aksi Iklim: Solusi Bangun Andalas Raih PROPER Hijau 2025

Ekonomi

BSI Aceh Gelar Literasi Keuangan Syariah bagi Insan Pers di Momentum Ramadhan

Ekonomi

Sekda Aceh: Ekonomi Mulai Menguat, Momentum Pemulihan Harus Dijaga

Ekonomi

Kinerja Pembiayaan BSI Solid, Ditopang 23% Sektor Usaha Berkelanjutan

Ekonomi

Waspada Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi dan Abaikan Pesan Hoax