Home / Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Satgas PRR Aceh: Inpres Rehab-Rekon Masih Terbuka, Bupati dan Wali Kota Segera Usulkan Proyek

REDAKSI

Kepala Pos Wilayah Satgas Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyatakan pemerintah daerah terdampak bencana di Aceh masih memiliki peluang mengusulkan pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi melalui Instruksi Presiden.

Kepala Pos Wilayah Satgas Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyatakan pemerintah daerah terdampak bencana di Aceh masih memiliki peluang mengusulkan pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi melalui Instruksi Presiden.

Banda Aceh — Kepala Pos Wilayah (Kaposwil) Satgas Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyatakan bahwa pemerintah daerah di Aceh yang terdampak bencana masih memiliki peluang untuk mengusulkan pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi agar masuk dalam Instruksi Presiden (Inpres).

“Inpres-nya masih terbuka. Jadi, kalau ada pekerjaan di luar kewenangan nasional yang ingin diusulkan oleh kepala daerah, slotnya masih tersedia,” ujar Safrizal ZA di Banda Aceh, Jumat.

Baca Juga :  Wakil Ketua Dekranasda Aceh Besar Sambut Hangat Kunjungan Kerja IAD Kejati Aceh

Pernyataan tersebut disampaikan Safrizal di sela-sela kegiatan *Focus Group Discussion* (FGD) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Provinsi Aceh Tahun 2026. FGD tersebut secara khusus membahas penanganan sektor pertanian, sistem pengairan, serta daerah aliran sungai.

Dalam forum yang dihadiri oleh para kepala daerah se-Aceh dan pemangku kepentingan terkait tersebut, diskusi difokuskan pada berbagai peluang pengerjaan yang berada di luar kewenangan pemerintah pusat, namun sangat dibutuhkan untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga :  Komisi III DPRA Panggil Pengusaha BBM, Kejar Pendapatan Aceh dari PBBKB

Safrizal menegaskan bahwa pekerjaan yang relevan dan dibutuhkan daerah dapat dimasukkan ke dalam Rencana Induk (Renduk) Nasional melalui mekanisme Inpres.

Oleh karena itu, ia mengimbau para bupati dan wali kota di wilayah terdampak bencana untuk segera mengidentifikasi berbagai proyek pemulihan yang belum terakomodasi dalam rencana rehab-rekon saat ini.

Baca Juga :  DPRA Desak Pemerintah Pusat Kembalikan Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun

Apabila usulan tersebut berhasil diakomodasi dalam Inpres, pengerjaannya dapat dilaksanakan secara berbarengan dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi lain yang sudah memiliki Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) resmi.

“Kepada bupati dan wali kota, segera identifikasi jenis-jenis pekerjaan yang belum masuk ke dalam rencana rehab-rekon untuk kemudian dimasukkan ke dalam Inpres, sehingga nanti bisa dikerjakan berbarengan,” tutup Safrizal ZA.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Finalis Duta Wisata Aceh Besar 2025 Ikuti Pelatihan Konten Kreator dalam Kegiatan Pra Karantina

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Tuntaskan Pembayaran TPG Guru, Plt Kadisdikbud: Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Pendidik

Pemerintah

Gubernur Muzakir Manaf Lantik Pimpinan Baitul Mal Aceh 2025–2030

Pemerintah

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Hadiri Rakor Pemerintah Pusat dan Daerah

Daerah

Gelar Sikap Bersama, Dosen ASN Aceh Surati Presiden Prabowo minta Tukin Dosen Segera Direalisasi

Pemerintah

Dishub Aceh Gelar Apel Kesiapan Rampcheck Sambut Angkutan Lebaran 2026

Nasional

BNPB Catat Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Daerah, Aceh Masih Terdampak Terparah

Parlementarial

DPRA Laksanakan Prosesi Pengangkatan PPPK, Tekankan Peran Penting dalam Pelayanan Legislatif