Home / Pemko Banda Aceh

Senin, 1 Desember 2025 - 17:55 WIB

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, lakukan sidak ke Perumdam Tirta Daroy, Bulog, dan Pasar Al-Mahirah untuk Pastikan Pasokan Air Bersih dan Sembako Aman

REDAKSI

Afdhal Khalilullah pastikan stabilitas air bersih dan pangan Banda Aceh: PAC 24 ton, beras 11.700 ton aman, sayur-mayur dari Brastagi mulai masuk, Senin 01/12/2025 Foto:Dok.Ist

Afdhal Khalilullah pastikan stabilitas air bersih dan pangan Banda Aceh: PAC 24 ton, beras 11.700 ton aman, sayur-mayur dari Brastagi mulai masuk, Senin 01/12/2025 Foto:Dok.Ist

Banda Aceh – Usai memimpin rakor forkopimda di pendopo, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Perumdam Tirta Daroy, Bulog, dan Pasar Al-Mahirah, Senin, 1 Desember 2025.

Tak sendiri, Afdhal datang bersama Ketua DPRK Irwansyah, Sekdako Jalaluddin, Asisten Perkonomian dan Pembangunan Faisal, dan sejumlah kepala OPD terkait. Kunjungan ini untuk memastikan stabilitas pasokan air bersih dan sembako bagi warga kota.

Hasil sidak di unit Water Treatment Plan (WTP) milik Perumdam Tirta Daroy di kawasan Lambaro, Aceh Besar, dipastikan kebutuhan bahan kimia berupa PAC sebagai bahan tambahan produksi air masih mencukupi. “Masih ada 24 ton, cukup untuk kebutuhan 10 hari ke depan,” sebut Afdhal.

Baca Juga :  Banda Aceh Dapat Fasilitas Digitalisasi Dashboard SMP, Illiza Hadiri Rakor Nasional Pendidikan 2026

“Sementara itu, mengingat jalur transportasi darat masih terputus akibat banjir, Tirta Daroy sudah mengantisipasi pengiriman bahan kima PAC via lintas barat-selatan. Saat ini dalam proses pengiriman sebanyak 60 ton, semoga dilancarkan sampai ke Banda Aceh,” sebutnya lagi.

Dari sisi ketersediaan listrik untuk operasional WTP, Perumdam Tirta Daroy mengandalkan genset karena pasokan dari PLN belum normal. Hanya saja, durasi pemadaman listrik melebihi 2×24 jam, “Maka penggunaan genset hanya bisa per 10 Jam.”

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Pastikan Stok BBM Aman dan LPG Segera Normal

Langkah ini untuk menjaga daya guna genset yang masih dibekali pendingin kipas konvensional yang membutuhkan waktu istirahat empat jam. “Dan tentu berpengaruh pada kapasitas produksi dan distribusi air bersih. Oleh sebabnya kami berharap PLN dapat memprioritaskan pasokan karena menyangkut kebutuhan vital,” ujar wakil wali kota.

Selanjutnya, Afdhal dan rombongan menuju ke Gudang Bulog Aceh di Siron, Aceh Besar. “Hasil pemantauan di Gudang Bulog Siron, stok beras aman terkendali sebanyak 11.700 ton untuk kebutuhan Banda Aceh dan Aceh Besar. Insyaallah masih aman hingga Juni 2026,” katanya.

Baca Juga :  Wali Kota dan Ketua DPRK Serahkan Atribut Baru untuk Jukir di Banda Aceh

Tak berhenti sampai di situ, Pasar Al-Mahirah juga menjadi lokasi yang disidak. “Alhamdulillah hari ini sudah ada pasokan bahan pangan melalui jalur barat selatan dari Brastagi. Sayur-mayur dan Cabai sudah mulai masuk ke Pasar Al-Mahirah sekitar pukul 6 pagi tadi,” ujar Afdhal.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Paparkan Strategi Kota Tangguh Di YCC Rakernas Apeksi 2026

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Buka AI Goes to School Offline Tahap 2

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Terima Hibah Aset Renovasi Tetap dari PN Banda Aceh, Perkuat Tata Kelola Aset Transparan

Pemko Banda Aceh

Wali Kota dan Delegasi APEKSI Tanam Mangga-Rambutan di Hutan Kota Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

PPID Kota Banda Aceh Ikuti Pendampingan Penguatan Kelembagaan dari Diskominsa Aceh

Pemko Banda Aceh

Teken MoU dengan ILO, Pemko Banda Aceh Kembangkan ‘Kota Parfum’ Berdaya Saing Global Berbasis Nilam

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh-GeRAK Gelar Forum Suara Warga, Illiza Komit Tindaklanjuti 5 Isu Strategis

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Tekankan Pentingnya Keamanan Rumah dan Keselamatan Mudik