ACEH UTARA — Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara resmi melimpahkan berkas perkara beserta tersangka berinisial I (34) ke Kejaksaan Negeri Aceh Utara. Tersangka terlibat kasus tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur berusia 12 tahun di Kecamatan Seunuddon.
Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Ibrahim, mewakili Kapolres AKBP Trie Aprianto, menyampaikan bahwa kasus ini berawal dari laporan resmi pada Sabtu, 11 Juli 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi menangkap tersangka I di kediaman kerabatnya di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, pada Senin, 20 Juli 2026.
“Setelah seluruh rangkaian penyidikan dilakukan dan berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21, tersangka berikut barang bukti telah kami serahkan kepada Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya,” ujar Ibrahim pada Rabu (9/9/2026).
Sejumlah barang bukti turut diserahkan ke JPU, meliputi satu unit ponsel, satu baju daster motif batik, serta satu bungkus bekas kondom.
Dari penelusuran penyidik, tersangka diduga aktif membujuk dan mendekati korban secara intensif melalui pesan ponsel sebelum melancarkan aksinya. Pekerjaan tersangka di kawasan tambak dekat permukiman korban juga disinyalir mempermudah akses interaksi keduanya.
Atas insiden ini, pihak kepolisian meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.
“Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan komunikasi dan aktivitas anak, termasuk dengan siapa mereka berinteraksi melalui telepon seluler. Kedekatan pelaku dengan lingkungan tempat tinggal korban juga perlu menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terulang,” pesan Ibrahim.
Dengan pelimpahan tahap II ini, kewenangan penyidikan di tingkat kepolisian resmi ditutup dan dilanjutkan ke proses penuntutan oleh Kejaksaan Negeri setempat.
“Dengan diserahkannya tersangka dan barang bukti kepada JPU setelah dinyatakan P-21, penanganan perkara pada tahap penyidikan oleh kepolisian telah selesai, dan selanjutnya proses hukum menjadi kewenangan penuntutan sesuai ketentuan berlaku,” tutupnya.
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









