Home / Pemerintah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang Hadiri Paripurna KUA-PPAS

REDAKSI

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam didampingi Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus dalam Rapat Paripurna ke-1 DPRK Sabang tentang Pembukaan Masa Sidang I Tahun Sidang 2026-2027 sekaligus penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBK Sabang Tahun Anggaran 2027, Rabu (28/10/2026). Foto: Prokopim Sabang

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam didampingi Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus dalam Rapat Paripurna ke-1 DPRK Sabang tentang Pembukaan Masa Sidang I Tahun Sidang 2026-2027 sekaligus penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBK Sabang Tahun Anggaran 2027, Rabu (28/10/2026). Foto: Prokopim Sabang

SABANG – Pemerintah Kota Sabang memprioritaskan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor pariwisata, serta peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik untuk tahun 2027.

Arah pembangunan tersebut disampaikan Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam didampingi Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus dalam Rapat Paripurna ke-1 DPRK Sabang tentang Pembukaan Masa Sidang I Tahun Sidang 2026-2027 sekaligus penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBK Sabang Tahun Anggaran 2027, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga :  Komisi VI DPRA Soroti Ketimpangan Pajak Kendaraan di Aceh

Dalam arahannya, Zulkifli menyampaikan bahwa pembangunan Kota Sabang akan tetap mengutamakan pelayanan dasar, disertai pengembangan pariwisata sebagai sektor unggulan daerah. Penguatan sektor tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan pertanian dan ekonomi kerakyatan.

“Pembangunan Kota Sabang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui peningkatan kualitas pelayanan publik maupun penguatan sektor ekonomi yang menjadi potensi daerah,” ujar Zulkifli.

Wali Kota Sabang juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur penunjang pariwisata, konektivitas wilayah, serta pengembangan permukiman yang layak. Di sisi lain, tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan inovatif perlu terus diperkuat untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Ketua DWP Aceh Hadiri Acara Peringatan Hari Anak Nasional 2025

“Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRK, mulai dari perumusan kebijakan, penganggaran hingga pengawasan, agar prioritas pembangunan dapat terlaksana secara efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Zulkifli berharap pembahasan KUA dan PPAS dapat berjalan optimal sebagai landasan penyusunan APBK Sabang 2027. Kesepahaman antara eksekutif dan legislatif dinilai penting untuk menjaga kesinambungan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pemerintah Ingatkan Risiko Hukum Pembatalan Areal Preservasi dalam UU KSDAHE di MK

Rapat paripurna tersebut dihadiri Ketua, para Wakil Ketua, dan anggota DPRK Sabang, Sekretaris Daerah Kota Sabang, Sekretaris DPRK Sabang, para staf ahli wali kota, para asisten Sekretaris Daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kota Sabang, serta sejumlah tamu lainnya.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Disdik Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Barat, Ajak Kepala Daerah Lain Bersama Bangun Karakter Anak Negeri

Pemerintah

Pemerintah Siapkan Rp100,1 Triliun untuk Rehabilitasi Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Aceh

Sekda Aceh dan Forbes DPR/DPD RI Gelar Pembahasan Perubahan UUPA dan Dana Otonomi Khusus

Pemerintah

Dishub Aceh Periksa 431 Armada Jelang Mudik Lebaran 1447 H

Pemerintah

SatPol PP & WH Aceh Intensifkan Patroli 24 Jam Jelang Ramadhan 1447 H

Pemerintah

Kendala LPJ Kaur dan Kasi di Gampong Sukajadi Kebun Ireng Selesai, Pencairan ADD Tahap 2 Kembali Normal

Parlementarial

DPRA Desak Pemerintah Pusat Kembalikan Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun

Pemerintah

Polda Aceh Kerahkan 661 Personel untuk Amankan Hari Buruh Internasional